Dua Jempol Buat Surabaya Plaza Hotel

Seperti biasa, kalau ke Surabaya aku lebih suka tinggal di Surabaya Plaza Hotels. Meski begitu aku enjoy aja kalau ditempatkan di hotel lain, hanya saja kalau aku ditanya oleh teman-teman di Surabaya,”mau nginep dimana pak?”, maka aku selalu menjawab,”Surabaya Plaza”.

Malam ini aku masuk hotel sudah lewat pukul 22.00, jadi yang nyambut tamu adalah 2 orang laki-laki. Kalau masih sorean biasanya yang nyambut adalah cewek-cewek yang ramah, tapi yang laki-laki inipun menurutku ramah juga.

Dengan cekatan dia menanyakan identitasku dan dalam waktu beberapa saat, aku sudah dapat kunci kamar dan sebuah himbauan agar tidak merokok di hotel. Akupun menandatangani sebuah pernyataan untuk tidak merokok, dengan denda 1 juta kalau ketahuan merokok.

Bagus !

Ini tindakan nyata dari sebuah kepedulian terhadap bumi kita yang sudah semakin tua dan semakin sulit bernafas.

Seperti biasa juga, kamar hotel ini selalu rapi bersih dan terkesan lega. Apalagi dapat kamar no. 416, pas di tusuk sate yang ruangannya lega banget.

Namun dari semua itu, maka kenikmatan tiada tara adalah ketika melakukan koneksi internet dari kamar. Luar biasa, kecepatannya sangat boleh diandalkan dan membuat aku tidak jadi tidur cepat.

Salut buat Surabaya Plaza. Tidak sia-sia aku selalu memberi saran tentang kualitas internet di hotel ini, setiap aku nginap disini.

Penasaran, akupun masuk ke situs web hotel ini. He..he..he.. tenryata memang di hotel ini ada peningkatan kapasitas akses internet.

Silahkan baca sendiri disini
http://www.primeplazahotels.com/news/index.cfm/bali/8/

Terima kasih Surabaya Plaza, telah membuat aku tidur dengan nyenyak.

Sukses selalu.

Update :
Malem-malem aku ke receptionist,”dimana ya nyari koran tempo?”, tanyaku.
Wah mereka berebut untuk memberi tahu caranya, meskipun hasilnya tetap juga gak ketemu ama koran tempo, tapi aku puas dengan pelayanan mereka.

Paginya aku jalan-jalan di depan pemkot, dan kakiku luka. Sampai di hotel lagi aku minta obat luka.
Ternyata hotel megah ini tidak ada fasilitas P3Knya. Sayang ya…
[terpaksa beli ke drug store]

Tinggalkan Balasan