Tangan Di Atas lebih baik dari tangan di bawah

Komunitas Bisnis Tangan Di Atas (TDA) www.tangandiatas.com dengan 10.000 member (per September 2009) dan tahun 2010 mendapatkan penghargaan Indonesia Social Entrepreneur Achievement dari Majalah SWA adalah sebuah komunitas yang anggotanya sering dipandang aneh.

Bagaimana tidak, mereka yang penampilannya sangat sederhana, ternyata bisnisnya luar biasa hebatnya. Seorang Roni Yuzirman yang penampilannya sangat sederhana, yang sangat santun terhadap anak istrinya, ternyata kekuatan kata-katanya sangat luar biasa.

Ribuan orang mengikuti jejak pak Roni untuk berbagi berkah ke lingkungannya. Sesungguhnya Tangan Di Atas (memberi) lebih baik dari Tangan Di Bawah (menerima). Semangat berbagi yang luar biasa inilah yang membuat komunitas Tangan Di Atas berkembang begitu pesat.

Mereka tidak hanya berhubungan secara online, tapi melengkapi kegiatan onlinenya dengan pertemuan offline yang justru menjadi kunci keberhasilan komunitas ini. Ada sebuah kegiatan yang disebut WIFLE (What I fell like expression). Kegiatan ini merupakan nyawa dari kelompok kecil dari Tangan Di Atas (TDA) yang disebut kelompok mastermind (KMM).

Kelompok Mastermind adalah kelompok-kelompok kecil yang memiliki komitmen tinggi yang beranggotakan para pebisnis dan atau calon pebisnis untuk mencapai target yang disepakati bersama. Dengan adanya kelompok mastermind ini diharapkan para pebisnis akan memiliki lingkungan (miliu) yang positif yang dapat mendukung perkembangan bisnisnya. Dari kelompok ini diharapkan akan menghasilkan para pebisnis tangguh, memiliki perilaku untuk saling membantu sesama anggotanya, serta memiliki jaringan kerja (network) yang kuat.

KMM inilah yang secara aktif terus mengadakan pertemuan online maupun offline, sehingga masing-masing anggotanya bisa mendapat manfaat dari kegiatan KMM-nya.

Ada yang bilang pertemuan dalam mastermind adalah sebuah pertemuan yang seperti mimpi (Magic Meeting), karena semua mimpi yang kita punya diceritakan pada kelompok mastermind-nya dan yang mendengarkan mimpi itu berusaha untuk mewujudkan mimpi itu.

Kenapa KMM bisa mendongkrak “action” para anggotanya?

Kita lihat saja beberapa manfaat dari Kelompok Mastermind ini :
• Memiliki konsultan gratis
• Mendapat lingkungan yg mendukung bisnis
• Belajar dari sesama anggota
• Timbulnya ide-ide baru
• Mendapatkan semangat/energy baru dlm menjalankan bisnis
• Memiliki tempat curhat
• Menumbuhkan & menjaga motivasi bisnis
• Menambah network

Dengan begitu banyak manfaat dari KMM, maka para anggota KMM biasanya jadi keranjingan untuk datang saat ada pertemuan KMM. Kalaulah mereka terpaksa tidak bisa datang, maka seperti ada sesuatu yang hilang dari hidup mereka saat tidak bisa datang itu.

Lalu siapkah kita memberi manfaat bagi lingkungan kita? Mari kita tanya hati kita masing-masing.

Salam Sehati.

+++

Foto pak Rawi seorang blogger yang juga entrepreneur. Beberapa kali jatuh bangun dalam menjalankan usahanya tapi tidak pernah kapok untuk boros bersedekah. Foto ini diambil ketika pak Rawi mendapat penghargaan sebagai seorang bloggerpreneur terbaik dari komunitas TDA di tahun 2010. Hadiah diberikan oleh pemilik Carefour pak Tanjung.

m4s0n501

28 thoughts on “Tangan Di Atas lebih baik dari tangan di bawah

  1. Pingback: Pelatihan Mie Sehati 21 Januari 2012

  2. Are you seeking one of the best food stuff of this country!!! Get hold of a subway menu today!!!

  3. yang penting jalan dulu mikir belakangan…..

    10 tahun lagi ganti saya yang jadi pemilik hypermart terbesar dan bank terbesar, amin

  4. Ya, setuju banget dgn pak eSHaPe ini; Tangan Di Atas emang lebih baik daripada tangan di bawah.
    Super salut tuk pak eSHaPe ini; bapak yg satu ini sering “berbagi” dengan rutin mengadakan pelatihan wirausaha (mie sehati), serta selalu konsisten “berbagi” lewat tulisan juga lhooo. Pokoknya, TDA banget daghhh…. :))

  5. Pingback: Masuk 3 Besar Blog Award PB 2010 | Mie SEHATI

  6. Pingback: Pesta Blogger di Merapi? « Dari "Kaca Mata"-ku

  7. Pingback: Tweets that mention Tangan Di Atas lebih baik dari tangan di bawah -- Topsy.com

  8. ada pelatihan nasgome nggak ya? soalnya saya pingin banget bisa membuat nasgor yg uenak gitu dan sampai sekarang belum pernah berhasil. dan gimana kalo pelatihan mie ayam sehati plus pelatihan nasgome jadi satu.soalnya saya ada niat tuk buka warung dan pingin banget ikut pelatihan tp masih terkendala jarak dan waktu soalnya saya ada di kalimantan…..trims

    • pelatihan nasgome?
      hmmm….kapan ya sebaiknya diadakan pelatihan nasgome, soalnya sudah banyak yang nanya sih

      kaiimantan dimana ya?
      bulan lalu ada peserta pelatihan mie ayam sehati juga dari Balikpapan Kalimantan

      salam sehati

  9. Setiap niat yang mulia pasti tak akan lepas dari campur tangan Allah. Begitu kan pak eshape?

    *kalau sy masih terus menyimpan cita2 usaha di bidang rumahmakan pak.. Meski kecil2an dulu.. Tapi niatan itu belum juga kesampaian… Mohon advice-nya..

  10. Saya tatik pak, pengen gabung juga meskipun baru punya niatan doank hehe. Boleh kan?? Saya stay di pinggiran jakarta

  11. Saya Pracoyo Winreksa, tinggal di Makassar bolak balik Jakarta-Bandung-Jogja-Klaten. Mari pak kita wujudkan Kagama entreprenuer. Siap gabung dan siap action…

  12. saya febrian wahyu h pak, gabung enterpreneur kagama, Insya Allah, meski niy baru akan bekerja di swasta dulu

Leave a Reply