Saat berkumpul dengan keluarga, maka biasanya masing-masing anggota keluarga punya agama sendiri-sendiri. Ada yang agamanya SMS, ada yang demen main “Burung Pemarah” dan masih banyak agama lain yang dipegang oleh masing-masing tangan anggota keluarga.
Tentu pengertian agama disini beda dengan pengertian agama pada umumnya. Agama disini menunjukkan bahwa mereka mempunyai kecenderungan untuk menjadikan gadgetnya sebagai tuhannya, sehingga agama (gadget) itulah yang mereka anut.
Bagaimana kiat agar kita kembali jalan yang benar?
Silahkan ikuti beberapa tips di bawah ini.
1. Sesekali tinggalkan tuhan gadget dan coba ingat Tuhan yang sebenarnya.
2. Pada saat kita sedang memegang gadget dan tiba-tiba ingin melakukan sesuatu yang sangat penting sehubungan dengan semangat berbagi kita, maka cobalah ambil nafas dan masukkan gadget itu kedalam kantong atau tas.
3. Kalimat “gadget itu mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat” bukan kalimat lelucon tapi adalah kalimat yang sebenar-benarnya nyata.
4. Saat kita tidak ingin main gadget, coba paksa diri untuk main gadget. Bila anda merasakan kejenuhan bermain gadget, maka anda bisa tersenyum puas, karena tuhan anda sudah menjadi Tuhan beneran.
5. Bila langkah ke empat gagal, maka silahkan ulangi lagi dari langkah 1.
Pada intinya, gadget itu hanya barang milik kita dan kitalah yang mengatur kapan dia dipakai dan bukan dia yang mengatur agar selalu dipakai.
Salam sehati.
Share the post "Siapakah Tuhanmu? BB, Android ataukah Iphone?"
544 views










Posting yg inspiratif. Terimakasih sudah mengingatkan mas Eko
Mas Amril lebih sering mengingatkan aku kok.
Salam saling memngingatkan ya mas.
Salam sehati (selalu)
eko sutrisno hpÃ�´s last [type] ..PCMAV 50 Valhalla Maret – April 2011
tuhanku adalah pulsa.. klo tanpa pulsa.. maka nda ada arti ketiga jenis smartphone diatas.. hehe.. salam
hehehehe….
seperti makan hanya pakai piring tanpa ada nasi dan lauk ya mas Billy?
salam sehati
eko sutrisno hp�´s last [type] ..Kala semua sinyal Gadget mati
ngiri euy sama Galaxy tabnya
hehehehe….
bukannya sudah dapat hasil dari juara ngeblog?
bagi donk !:-)
salam sehati
eko sutrisno hp�´s last [type] ..Kala semua sinyal Gadget mati
nice tips semua gambaran diatas adalah kisah nyata..kita semua he he
Salam
Semoga segera kembali ke jalan yang benar.
Amin.
Makasih komentarnya.
Ini memang kisah tentang gadgetku kok !:-)
Salam sehati
eko sutrisno hp�´s last [type] ..Kala semua sinyal Gadget mati
Pingback: Osama meninggal, lalu apa? « Dari "Kaca Mata"-ku
Pingback: Kala semua sinyal Gadget mati