Test Camera Samsung Galaxy SII outdoor dan indoor di waktu malam

Saat berkunjung ke Pekanbaru, aku banyak membuat jalan baru di aplikasi Waze – GPS Socmed. Lokasi seputaran masjid An Nuur terlihat masih banyak yang belum terpetakan dengan baik, sehingga aku klik gambar mesin tandem Roller yang ada di layar aplikasi waze dan mulai membuat rekaman jalan yang kulalui dengan mobilku.

Sambil membuat jalan baru, kuperhatikan arsitektur masjid An Nuur yang cukup megah dan menantang untuk diambil gambarnya pada waktu malam. Camera Canon pocket kuistirahatkan dan kupakai camera ponsel Samsung Galaxy SII.

Di masjid ini bagi mereka yang tarwikh dengan jumlah rakaat sebanyak 8 rakaat dan witir 3 rakaat, biasanya langsung keluar dari masjid begitu selesai rakaat ke 8 (delapan). Sholat witir disambung di rumah masing-masing atau di masjid ini menjelang dini hari (sekalian sholat tahajud atau iktikaf di masjid).

Akupun bisa mengambil masjid ini saat para jamaah sedang tarwikh. Hasilnya lumayan bagus untuk ukuran camera ponsel.

Masjid An Nuur Pekanbaru (Samsung Galaxy SII)

Masjid An Nuur Pekanbaru (Samsung Galaxy SII)

Begitu keluar dari masjid, akupun membidik lagi sebuah pemandangan masjid. Setelah jadi, kuperhatikan kok malah kayak miniatur masjidnya. Seperti mainan dan bukan masjid beneran.

Masjid An Nuur Pekanbaru (Samsung Galaxy SII)

Masjid An Nuur Pekanbaru (Samsung Galaxy SII)

Camera Samsung Galaxy SII ini memang cukup memuaskan dan responnya cukup cepat, sehingga bisa memperoleh moment yang bagus kalau tiba-tiba harus mengambil sebuah gambar.

 

Tinggalkan Balasan