Sudah jamak kalau kita beli barang dan ternyata dikunci oleh sang penjual, maka muncul niat kita untuk membuka kunci tersebut. Sang penjual atau pabrikan juga tidak punya kuasa untuk melarang proses pembukaan kunci tersebut, karena barang itu sudah kita milki dengan cara yang syah.
Lalu apa yang dilakukan oleh para vendor?
Merekapun menebar ancaman dengan menyatakan bahwa produk mereka yang sudah di”unclock” bukan menjadi tanggung jawab mereka lagi. Kalau gadget sudah di JB (jailbreak) kemudian hang dan dikirim kembali ke pusat servis mereka, maka garansi sudah dinyatakan batal.
Vendor tidak punya kewajiban untuk melaksanakan perjanjian yang tertuang dalam kartu garansi, karena ada pasal yang sudah dilanggar.
Para pengguna gadget juga punya kiat untuk membuat gadget mereka kembali ke kondisi tidak JB dengan cara restore melalui iTunes.
Itu yang dilakukan oleh para pemilik gadget dari produk apple. Para pemilik gadget produk Android juga tidak jauh berbeda. Mereka segera melakukan unRoot jika ternyata gadget mereka bermasalah dan akan dikirim ke pusat servis gadget mereka.
Pengalamanku sendiri sempat membuatku khawatir. Mengapa?
Aku sudah melakukan root pada gadgetku dan ketika akhirnya gagal, maka aku tidak bisa lagi melakukan koneksi ke gadget melalui PC, akibatnya aku tidak bisa melakukan proses unROOT.
Kucoba restore melalui memori eksternal yang terpasang di gadget. Sayangnya memori eksternalku juga tidak bisa dibaca oleh gadgetku, akhirnya nyerah dan kirim gadget ke pusat servis dengan catatan siap membayar karena gadget dalam kondisi gagal ROOT, tidak hidup sama sekali.
Ternyata apa yang dilakukan oleh pusat servis Samsung di Jogja sangat menggembirakanku. Mereka hanya melihat tanggal pembuatan gadget itu dan tidak pernah menanyakan kartu garansi ataupun penyebab gadgetku mati. Mereka perbaiki dan suku cadang yang rusak mereka ganti baru. Semuanya itu tanpa melakukan pembayaran sepeserpun.
Mereka memang sempat bertanya,”Mas ingat enggak kapan dibelinya?”
Ketika kujawab lupa, merekapun tidak mengejarnya. Mungkin itu hanya pertanyaan basa basi saja. Yang penting adalah kita bawa KTP dan mereka copy KTP kita untuk pendataan bila suatu saat gadget itu dibawa kembali ke pusat servis Samsung.
Jadi sebenarnya antara akibat JB pada produk Apple atau Root pada Android mungkin tidak terlalu mengkhawatirkan.
Pertanyaannya, apa sih manfaat JB atau Root pada gadget kita?
- Kita jadi punya kendali penuh atas gadget kita sendiri.
- Bisa melakukan instalasi aplikasi yang tadinya tidak bisa dilakukan.
- ….?
Silahkan ditambahi dengan manfaat lain menurut pengalaman anda.
Share the post "Unlock Your gadget (Jailbreak Apple atau Root Android)"
761 views










kereeen, hp ana juga udah di root
Yes!
Jadi bisa leluasa pasang aplikasi apa saja ya
salam sehati
eko sutrisno hp�´s last [type] ..Unlock Your gadget (Jailbreak Apple atau Root Android)
yup bener, sekarang masalahnya hardware nya musti ganti alias musti punya yang baru biar bisa support aplikasi yang lebih oke lagi, maklum milik ana keluaran lama, meski udah di root dan berhasil instal aplikasi yang bagus, tapi kemampuannya menurun, meski buat memori udah engga masalah.
Tapi nanti lah, hahahaha … yang sekarang juga udah alhamdulilah.
Dede�´s last [type] ..Berikut 10 DOS Command yang sering dipakai
Yess!:-)
Mari kita syukuri yang ada.
Salam sehati
eko sutrisno hp�´s last [type] ..Unlock Your gadget (Jailbreak Apple atau Root Android)
Pingback: Sulitnya ngoprek gadget Apple, asyiknya gadget Android | Info seputar Gadget
Melakukan jailbreak dan root, sulit gak, pak?
TONGKONANKU�´s last [type] ..Belanja Online di LAZADA, Lebih Murah, Aman dan Bebas Ongkos Kirim
ikuti petunjuk dengan hati-hati, pasti bisa
kalau gak hati-hati bisa-bisa salah langkah dan ponsel mati total
aku pernah mati total dan kubawa ke samsung
yang rusak diganti baru tanpa memperlihatkan kartu garansi
salam sehati
eko sutrisno hp�´s last [type] ..Sulitnya ngoprek gadget Apple, asyiknya gadget Android