Alexa dot com pengelola Alexa rank sudah membuktikan bahwa situs yang mempunyai nilai alexa rendah adalah situs yang paling digemari oleh para penjelajah internet. Dengan algoritmanya, maka Alexa telah menjadi salah satu tolok ukur untuk menentukan kualitas sebuah situs.
Sementara itu, saat ini banyak “pemain” dunia maya yang mulai melirik juga ke KLOUT, suatu alat ukur baru untuk mengetahui seberapa pengaruhnya dia terhadap social media yang digunakannya, utamanya terhadap Google Plus, Twitter maupun FaceBook. Seperti kita tahu, di Indonesia alexa rank nomor satu adalah Facebook, sehingga antara pengguna facebook dengan alexa seolah-olah mempunyai kaitan erat, padahal dua situs ini sangat berbeda pengertiannya.
Bagi mereka yang mempunyai FB aktif, twitter aktif dan Google + aktif, maka nilai klout mereka akan tinggi. Salah satu contoh aktifis dunia maya yang aktif di twitter dan blog, Jamil Azzaini yang mempunyai nilai klout di atas 70.
Meskipun hanya aktif di twitter ternyata nilai KLOUT-nya sudah sangat tinggi. Sementara itu aku yang lebih aktif di FB nilai KLOUTnya tidak setinggi itu. Bisa dibayangkan kalau mas Jamil Azzaini juga aktif di FB, maka nilainya mungkin tembus ke kepala 8, mendekati nilai KLOUT yang di kepala 8.
Kalau melihat keaktifan mas Jamil di blog, maka terlihat bahwa nilai Alexa beliau juga sangat rendah. Maklum beliau memang selalu menyempatkan diri untuk rajin menulis setiap hari. Ini tentu sangat disukai oleh mbah Google, sehingga nilai PR (Page Rank) mas Jamil juga cukup tinggi, meskipun umur blognya masih belum mencapai dua tahun.
Ada beberapa teori untuk meningkatkan Alexa rank. Silahkan masuk ke alexa dan ambil kode untuk widget alexa kemudian dipasang di blog kita. Cara lain adalah dengan memasang toolbar alexa di browser kita. Semua teori meningkatkan alexa rank tersebut bisa didapat di situs alexa.
Jadi silahkan meluncur ke situs alexa dan klout untuk lebih eksis di dunia maya. Ingat makin eksis kita, maka makin besar pengaruh kita terhadap para pengguna internet. Akibatnya kalau kita berbagi energi positip (EPOS), maka energi positip juga yang akan kita dapat.
Kalau kita lebih suka menyebarkan energi negatip (ENEG), maka bersiaplah menerima energi negatip dari mereka yang aktif di internet. Menebar angin menuai badai, katanya !:-)
Salam sehati
55 views









