Punya gadget Apple dan dibiarkan tidak di “Jail Break” pasti sangat menyiksa. Banyak aplikasi bagus yang hanya bisa diinstall bila gadget kita sudah di “Jail Break (JB)”. Itu yang membuat para pengguna gadget apple menyukai kalau gadgetnya di JB. Lucunya tidak semua pemilik gadget apple paham dengan proses JB, padahal gadget mereka sudah dalam kondisi JB.
Hal ini terjadi karena para pemilik gadget apple itu hanya ingin membeli gadgetnya tapi tidak mau membeli aplikasinya. Padahal harga aplikasi tidak semuanya mahal, rata-rata harganya berkisar antara 1 sampai 5 dolar (USD) saja. Jadi mereka senang-senang saja ketika melihat banyaknya aplikasi “gratis” di gadgetnya, tanpa tahu darimana asal aplikasi itu. Padahal aplikasi yang ada di gadget mereka tidak semua statusnya tak berbayar, sebagian besar malah berbayar (mahal).
Ada memang aplikasi yang harganya sampai puluhan dolar (USD), tapi aplikasi mahal itu tidak banyak ada di iTunes. Bahkan banyak aplikasi berbayar yang pada waktu-waktu tertentu melakukan promo dengan menurunkan harganya sampai gratis.
Jangan khawatir, kita tidak harus memeriksa aplikasi yang mana yang gratis, semuanya cukup diserahkan pada aplikasi khusus yang melakukan index terhadap semua aplikasi di semua kategori.
Silahkan install aplikasi appshopper dan kita tinggal jalankan aplikasi itu untuk memgetahui aplikasi yang mana yang gratis atau turun harga.
Kemudahan ini tentu membuat kita jadi ngiler dan melakukan download aplikasi yang gratis tersebut. Akibatnya ruang hardisk jadi makin sempit. Banyak aplikasi yang mirip yang seharusnya cukup diinstall satu jenis saja. Masalahnya setiap aplikasi mempunyai kelebihan masing-masing yang membuat kita terpaksa melakukan instalasi semua aplikasi yang mirip.
Sudah install NIKE, masih juga install iBike, Endomondo, iRunner, RUNtastic dll, padahal fungsinya sama.
Dengan melakukan JB, banyak aplikasi yang bisa dibuka segelnya (“cracked”) dan dapat diunduh memakai Instalous atau aplikasi lain dengan tanpa membayar.
Perlu disadari bahwa tindakan JB tidak illegal, tapi tindakan mengunduh aplikasi berbayar menjadi tak berbayar itulah yang legal. Prinsip ini kurang dipahami oleh beberapa teman yang memakai apple, sehingga mereka sudah merasa puas ketika menerima gadget mereka dengan ratusan aplikasi yang sudah terinstall, tanpa tahu bagaimana cara aplikasi itu masuk dalam gadgetnya.
Mereka tidak menyadari kalau mereka telah berkomplot dengan penjual gadget apple untuk melakukan tindakan illegal.
Ini mirip dengan kejadian pembajakan aplikasi windows pada tahun-tahun dulu. Kita tahu, saat ini beberapa toko sudah melakukan pembatasan terhadap penjualan aplikasi hasil bajakan para “crackers”, tapi tidak untuk penjualan gadget apple ataupun Android.
Jadi buat para pemilik gadget apple marilah memahami apa itu JB dan melakukan proses JB hanya jika diperlukan.
Lalu apa keuntungan melakukan proses JB?
1. Bisa mengunduh dan install berbagai aplikasi yang gratis maupun berbayar yang mempunyai lisensi dari apple maupun yang tidak punya lisensi dari apple.
2. Bisa memaksimalkan semua fungsi yang ada pada gadget, misalnya tukar menukar file, ganti theme dll.
Lalu apa kerugian JB ?
1. Banyaknya aplikasi yang masih belum stabil.
2. Hilangnya garansi bila gadget kita sempat di JB.
3. Perangkat bisa rusak bila salah melakukan proses JB, memang kesalahan JB bisa-bisa membuat gadget kita Matot alias mati total. Untuk mengatasinya, harus telaten mengikuti perintah JB, sehingga tidak ada yang terlewatkan.
Jadi keputusan ada di tangan anda sendiri. Salam sejati
+++
Share the post "Untung rugi Jail Break (JB) pada iPhone, iPad"
495 views











wah, sampai saat ini saya belum nyaman dengan jailbroken…
memang lebih leluasa sih, tapi efeknya itu loh..
banyak apps yang jadinya crash..
mending di oriin aja deh…
not recomended for jailbreak..
http://blog.umy.ac.id/dayatn/
wah, sampai saat ini saya belum nyaman dengan jailbroken…
memang lebih leluasa sih, tapi efeknya itu loh..
banyak apps yang jadinya crash..
mending di oriin aja deh…
not recomended for jailbreak..
http://blog.umy.ac.id/dayatn/
Pingback: Perlukah Jailbreak (JB) ? | Dari "Kaca Mata"-ku