Kelemahan Canon EOS M

Bicara kelebihan Canon mirrorless EOS M tentu sangat banyak, tetapi alangkah baiknya kalau kita juga tahu kelemahan Canon EOS M ini. Mari kita lihat dulu spesifikasinya.

  1. Sensor 18mp APS-C
  2. DIGIC V
  3. ISO 100-12800 (25,600 Expansion)
  4. 3″ Touchscreen 1.04million pixels
  5. Phase & Contrast AF
  6. Video Servo AF
  7. 1920×1080 Video 30p/25p/24p
  8. 1280×720 Video 60p/50p
  9. MPEG-4, AVC/H.264
  10. SD Card

Nah dari beberapa item di atas, pasti sangat menarik untuk memiliki Canon EOS M dan memang begitulah adanya. Canon sangat memperhatikan kualitas camera ini, sehingga semua teknologi terbarunya ditanamkan di sini. Tentu Canon ingin bersaing ketat dengan camera mirrorles lainnya yang lebih dulu memasarkan produknya. Sebut aja Olympus, Pentax maupun Sony yang terlihat mulai lebih agresif menggelontor pasar dengan produk NEX.

Lalu apa yang menjadi kelemahan Canon EOS M?

Bagiku ini sangat personal, karena begitu kupegang camera ini rasanya beratnya kurang cocok sebagai camera mirrorless. Idealnya beratnya seperti Sony NEX-6 yang terasa nyaman di genggaman. Rasanya Prosumer G12 juga lebih nyaman dipegang dibanding EOS M.

Sensor camera ini juga kalah besar dibanding NEX-6. APS-C 22.3×14.9mm (Sony NEX-6)  vs APS-C 23.5×15.6mm (Canon EOS M). Mungkin karena harga camera ini memang lebih murah dibanding Sony, maka beberapa fitur sebenarnya tidak bisa dibandingkan. Kalau dibandingkan dengan Sony NEX-5, maka camera ini boleh dikata sejajar.

Kelemahan yang paling kurasakan adalah susahnya mencari lensa adaptor agar lensa camera Canon kita bisa juga dipakai di camera ini. Jelas ini adalah alasan pribadiku saja yang sudah punya Canon 60D dengan beberapa lensanya.

Kalau akhirnya aku memilih Sony NEX-6L, maka itu lebih karena kemudahan memasang lensa Canon milik 60D ke camera Sony dengan memanfaatkan lensa adapter yang banyak dijual. Mas Agus sempat memperingatkan aku untuk hati-hati memakai lensa yang berbeda merk dengan bodynya. Akan ada kemungkinan rusak atau tidak berfungsi dengan baik.

Memang salah satu risiko memakai lensa Canon di body Sony adalah hilangnya fitur auto fokus. Kita harus terbiasa dengan manual fokus saat memakai lensa Canon pada body Sony.

Body sony dan Lensa canon

Dua kelemahan itulah yang akhirnya membuatku memilih Sony NEX-6L bukan Canon EOS M. Jadi hanya ada dua kelemahan Canon EOS M bagiku :

1. Berat camera

2. Sulitnya mencari lensa adapter

Kalau mau menambahkan kelemahan Canon EOS M, kurang lebih adalah sebagai berikut :

1. Tidak ada viewfinder

2. LCD tidak bisa flip

3. Tidak punya flash

Kalau mau bercerita kelebihan CANON EOS M tentu sangat banyak, silahkan tulis sendiri.

canon EOS M

canon EOS M

 

 

21 thoughts on “Kelemahan Canon EOS M

    • Untuk pemula, disarankan membeli camera yang harganya murah saja, karena pada perkembangannya kemudian boleh dikata akan membeli camera yang paling cocok untuk kebiasaan dan kemampuan memotretnya.
      Sekali kita memilih jenis camera (merk), maka ujung-ujungnya pasti memerlukan asesori yang (hanya) cocok bagi camera kita, kalau kita mempunyai camera dari dua jenis artinya dua macam asesoris yang diperlukan untuk satu kemampuan yang kita inginkan 🙂
      Semoga tidak bingung menentukan pilihan.

  1. Mas aku punya canon 60d,itu hari aku punya baterai habis terus saya canging,terus aku pasang kamera aku aku hidupin oke ,tp masalah nya terus aku tinggal kerja ,pas lagi pulang kerja eehh gak tahu kenapa tiba2 aku hidupin gak nyala itu masalah apanya ya mas .

    • Pertama cek dahulu apakah baterainya bermasalah, bisa dicoba dengan camera sejenis,
      Setelah yakin baterai bagus, cobalah lagi hidupkan 60D, kalau masih bermasalah berarti harus ke servis centre Canon.
      Catatan :
      sebelum batere dipasang kembali, pastikan tidak ada kotoran di tempat dudukan batere, bersihkan dulu kalau tidak yakin berdebu/berminyak.

  2. Selamat pagi bung eko
    Mau nanya nih hehe
    Flash eksternal buat canon eos m harus merk canon juga apa merk apa aja bisa?

  3. Maaf om…. saya newbie dalam urusan fotografi… saya mau tanya saya paling suka foto jalan raya pada malam hari dengan shuuter lambat..hingga menghasilkan cahaya yg memanjang .. apakah eos m bisa di atur shutter speed nya layaknya dslr…terimakasih

    • Saya tidak sedang pegang Canon EOS M, ini saja data di internet.
      Ada fitur untuk BULB 🙂

      Lengkapnya sbb :

      +++
      Kontrol Eksposur

      Mode Pengukuran
      Pengukuran waktu sebenarnya dengan sensor gambar.
      • Pengukuran evaluatif
      • Pengukuran sebagian
      • Pengukuran titik
      • Pengukuran ruang tengah
      Rentang pengukuran
      EV 1 – 20 (pada 23°C / 73°F, ISO 100)
      Kontrol eksposur
      Suasana Intelijen Otomatis, Zona Kreatif (Eksposur Manual, Prioritas Apertur AE, Prioritas Rana, Program AE)
      Zona dasar (Kreatif Auto, Potret, Lanskap, Potret dari Dekat, Olahraga, Potret Malam, Handheld Suasana Malam, Kontrol Cahaya Latar HDR.)
      Kecepatan ISO (Indeks eksposur yang direkomendasikan)
      Mode Zona Dasar*: ISO 100 – 6400 diatur secara otomatis
      Handheld Suasana Malam: ISO 100 – 12800 diatur secara otomatis
      Mode Zona Kreatif: ISO 100 – 12800 diatur secara otomatis
      (peningkatan whole-stop), ISO 100 – 6400 diatur secara otomatis, kecepatan ISO maksimum dapat diatur untuk ISO Auto, atau pengembangan ISO ke “H” (setara dengan ISO 25600)
      Kompensasi eksposur
      Manual:
      ±3 stop pada peningkatan 1 / 3- atau 1 / 2-stop
      AEB:
      ±2 stop dalam peningkatan 1 / 3- atau 1 / 2-stop (Dapat digabungkan dengan kompensasi eksposur manual)
      Kunci AE
      Auto:
      Diterapkan pada mode AF Satu Pemotretan dengan pengukuran evaluatif ketika fokus diperoleh
      Manual:
      Dengan tombol kunci AE
      Rana

      Tipe
      Dikontrol secara elektronik, rana bidang fokus
      Kecepatan Rana
      X-sync pada 1 / 200 detik
      * Dengan lensa sudut lebar, kecepatan rana mungkin 1/60 detik atau lebih lambat.
      1/4000 detik sampai 30 detik, Bulb (Jumlah rentang kecepatan rana. Rentang yang tersedia bervariasi menurut mode pemotretan.)

  4. saya sudah punya Canon eos M, terus saya belikan lensa canon EF 75-300 mm, kenapa kamera ngga bisa digunakan dan ngga bisa di jepret ya? apakah eos M ngga support lensa EF (meskipun sama2 canon)

    • Apakah sudah memakai adapter yang benar ?
      Mestinya kalau adapternya benar, tidak ada masalah kompabilitas.
      Saya masang Lensa Canon di Sony, memang ada beebrapa fitur yang tidak berjalan, misalnya auto fokus, karena memang tipe cameranya berbeda.

    • Salam Mas @Panji

      Maaf telat menjawab.
      Adapter yang bagus tetap adapter yang bawaan atau yang minimal merk-nya sama.
      Kalau merk berbeda harus dipastikan dapat berfungsi dengan baik, kalaupun ada kekurangannya harus dipahami penyelesaian kekurangan itu agar camera tetap dapat dipakai dengan baik,

      Salam sehati

    • Kalau dari spesifikasinya masih lebih unggul Canon EOS M, kalau dari merk maka Sony juga masih kalah di kelas DSLR, tapi Sony sebenarnya mempunyai kelebihan dalam mirrorless, yaitu jumlah jenis camera mirrorless.
      Saat ini sudah muncul versi A6000 dan disusul A5000, keduanya teknologi terbaru dan sangat layak dibeli.

      Salam sehati

  5. halo mas, saya juga memliki kasus seperti mas, kamera canon 60 d saya sedang dalam perbaikan penggantian mainboard yang memakan biaya hingga kisaran 2 juta, saya bingung apa lebih baik body camera canon 60 d saya jual dan saya beli canon eos m atau saya tetap pertahankan camera 60 d? bisa tolong ceritakan pengalaman mas tentang memakai lensa canon di camera sony? apa ada penurunan hasil gambar dan apakah ada masalah di lensa setelah beberapa kali pakai?

    • Salam mas @Hafidz

      Saran saya camera 60D itu dijual saja kalau memang pernah rusak main boardnya.
      Pilihannya tinggal beli Canon 70D yang sudah wireless atau beli Sony NEx5 yang juga sudah wireless.
      Kelemahan memakai lensa Canon pada camera Sony adalah hilangnya kemampuan auto focus, jadi kalau sudah terbiasa memakai fokus manual, maka ini tentu bukan menjadi kelemahan.
      Cuma harus siap-siap diejek teman-teman sesama potographer,”pakai camera travelling kok memakai lensa yang berat..:-)”
      Kalau tidak masalah dengan ejekan itu, maka memakai camera Sony Nex 5 dengan lensa Canon hasilnya memang lebih bagus.
      Adaptor canon EOS M, sekarang kayaknya sudah banyak dijual. Beberapa bulan lalu saya leihat teman saya memakai Canon EOS M dengan lensa Canon 16-35 mm
      Pilihan ada di tangan mas Hafidz

      Salam sehati

  6. salam kenal Pak Eko,
    saat ini saya sedang membutuhkan kamera untuk keperluan seperti survey, dokumentasi, dan untuk sekedar foto-foto bersama teman. tapi saya bingung harus pilih canon atau nikon. yang saya tahu, canon itu cukup praktis digunakan apalagi untuk amatiran seperti saya, tapi sejauh ini yang saya lihat hasil jepretan nikon lebih beragam dilihat dari settingannya. kira kira untuk saya lebih baik pilih canon eos m atau canon 600d ya pak? jika nikon, kira-kira tipe yang mana ? mohon sarannya pak, terima kasih.

    • Salam @novia

      Sebenarnya di jaman digital sekarang ini, merk camera tidak lagi mempunyai pengaruh, semua vendor sudah melakukan litbang yang baik untuk membuat produknya dapat dipakai dengan lebih baik.
      Kalau untuk mirrorless, saya tetap pilih sony NEX-6, kecuali kalau anda sudah punya lensa merk lain yang bisa dipasang di camera mirrorless.
      Kalau DSLR amatir, Canon 600D sudah memadai, tapi kalau punya uang, sebaiknya ditingkatkan ke 60D atau 70D (pengganti 60D terbaru). Camera 70D sudah semi pro, tapi cukup ringan dipakai dan hasilnya sudah cukup memadai untuk kelas amatir.
      Nikon yang termurah sekaligus sudah mempunyai kualitas memadai, saya tetap memilih Nikon D5100, sayangnya camera ini sekarang tidak mudah didapat.
      Kalau ada duit, silahkan pilih Nikon D7K, lebih jhoss dan punya dua slot memori SD Card.

      Salam sehati

Tinggalkan Balasan