Harga dan Spesifikasi Monitor BenQ XL2420T

Harga dan Spesifikasi Monitor BenQ XL2420T dapat dilihat di situs Bhinneka. Aku sendiri tertarik membeli Monitor ini karena ulasan panjang lebar dari pemakainya. Setelah hunting kesana-kemari, akhirnya aku kembali ke situs Bhinneka dengan alasan yang sederhana, di tempat lain sangat sulit menemukan monitor ukuran 24 inchi yang sekelas dengan BenQ XL2420T.

Sebenarnya harga di Bhinneka bukan harga yang murah, tetapi harga normal dengan kelebihan diantar langsung ke tempat kita. Sama dengan situs dinomarket langgananku, akupun langsung memesan di situs Bhinneka. Aku pilih pembayaran via ATM dan kemudian langsung melihat status pesananku dengan “order tracking” yang disediakan oleh Bhinneka.

Disini aku baru ngeh kalau pesananku ternyata perlakuannya berbeda dengan pesananku yang biasa kulakukan. Biasanya pagi order sore datang atau besok datang, kali ini aku harus menunggu seminggu baru barangnya sampai ke tempatku.

Akupun hanya bisa senyum-senyum sendirian. Aku lupa tidak membaca klausul itu, sehingga yang ada dalam benakku adalah hari ini pesan dan besok barang datang. Ya kalau tahu begitu, aku lebih baik jalan sendiri ke Mangga Dua dan bawa pulang setelah dibayar. Pelajaran kali ini adalah aku harus baca kontrak sebelum membeli sesuatu, jangan menggantungkan pada kebiasaan membeli yang sudah pernah dilakukan.

Begitu Monitor BenQ XL2420T sampai, langsung kubongkar monitor TV Sony Bravia 24 inchi yang kubeli di Carefour. Kali ini kubuka buku petunjuk memasang monitor dan ternyata petunjuknya tidak terlalu jelas alias tidak ada yang bisa dipahami. Aku pasang CD yang menyertai monitor ini dan isinya benar-benar memprihatinkan. Sampai sekarang aku masih belum paham fungsi sebuah kabel dan sebuah lobang yang ada di Monitor itu. Aku menduga ini berkaitan dengan fasilitas 3D yang ada pada monitor BenQ XL2420T, tapi benar-benar tidak ada gambar atau keterangan yang membuatku memahami apa fungsi sebuah kabel mirip kabel printer dan lobang di monitor yang mirip dengan colokan printer.

Oke, kita lupakan saja semua itu. Aku langsung menghubungkan PC dengan kabel HDMI ke monitor. Kupilih “option” auto HDMI, karena ada dua colokan HDMI pada monitor, sehingga aku tidak perlu lagi memilih colokan HDMI yang mana yang diaktifkan.

Kupasang earphone pada colokan yang ada di sisi kiri monitor dan kudengarkan suaranya yang merdu, meski kualitasnya biasa-biasa saja. Berarti yang merdu adalah kualitas penyanyinya bukan kualitas sound systemnya. Kemudian memang ternyata monitor ini tidak memiliki pengeras suara (speaker) yang memadai untuk monitor seharga 4,5 juta lebih. Suaranya masih jauh lebih keras monitor Sony Bravia 24 inchi.

Tidak adanya fasilitas tuner pada monitor BenQ XL2420T membuat anteneku nganggur, tapi itu memang harga yang harus dibayar untuk mendapatkankualitas gambar yang luar biasa. Resolusi yang kupasang adalah 1920 x 1080 32 bit dan 120 Hertz dan akibatnya gambar bisa muncul dengan sangat detil.

BenQ XL2420T

BenQ XL2420T

Kekurangan soal sound kuatasi dengan speaker Nakamichi NBS2 speaker mini dengan suara maksi. Sedangkan hilangnya TV Tuner harus diatasi dengan membeli lagi TV Tuner eksternal dan disambungkan ke layar monitor.

BenQ XL2420T Audio 1

BenQ XL2420T Audio

Pada situs Bhinneka sendiri ada pembeli yang membuat review dan yang membuatku akhirnya membeli monitor ini. Silahkan simak reviewnya dan bil atertarik boleh beli di Bhinneka.

+++

Positif:
1. Mendukung 3D dan mereproduksi gambar dinamis dengan sangat unggul dan baik ketimbang layar-layar sejenis;
2. Presentasi warna dan kontras yang baik, didukung presets yang beragam dan bisa download dari ‘mata’ sang Jawara CS dunia;
3. 120Hz benar-benar membuat mata Anda dimanjakan dengan peningkatan Frame Rate per Second: cobalah main adventure game semacam Devil May Cry dengan banyak variasi kecepatan gambar dan Anda akan tahu maksud saya;
4. Konektivitas yang lengkap didukung desain yang baik dan berpihak bagi gamers yang gemar LAN Party atau rumahan sekali pun;
5. LED non-IPS dengan sentuhan non-glossy membuat layar tidak terlalu berpendar jika dimainkan di ruangan terang sehingga mereproduksi brightness/contrass (grey/dark area) secara baik.

Negatif:
1. 3D tidak built-in; harus menambah kocek sendiri untuk membeli transmitter dan kaca mata 3D;
2. Suara minus -hanya layak buat video call Skype saja (*sigh);
3. Aturan presets awal cukup bikin pusing kepala (dan bisa diselesaikan lewat download preset di situs BenQ);
4. Harga cukup premium di kelas 24″ dan panel bukan IPS sehingga derajat visual agak terdampak (tapi, siapa sih yang mau nonton dengan kepala miring?);
5. Seandainya saja layar ini berukuran 27″…

+++

Jelas monitor ini lebih diperuntukkan untuk mereka yang hobi main Game 3D. Pengaturan monitor memakai S-Switch sangat merepotkan bagi yang tidak biasa memakainya. Memilih monitor ukuran 24 inchi memang sangat sulit, karena tidak banyak beredar di pasar, tapi kalau hanya perlu kaulitas gambar dan suka main game 3D, maka inilah yang layak dibeli.

BenQ XL2420T 2

BenQ XL2420T 2

+++

 

Ukuran Layar 24”W
Resolusi Maksimum 1920 x 1080
Aspek Rasio 16:9
Brightness 350cd/m2
Native Kontras 1000:1
Pixel Pitch  0.276mm
Dinamic Rasio Kontras (DCR) 12M:1
Waktu Respon 5ms, 2ms GTG
Sudut Pandang 170/160
Tampilan Warna 16.7 million
Warna Gamut 72%
Input Konektor D-sub / DVI-DL(Dual Link) / HDMI x 2 / DP 1.2 / Headphone Jack
Regulasi TCO 5.1
Konsumsi Daya 24W
Senseye Senseye 3
Dimensi
  • CTN Dimensi (HxWxD mm) : 652.0 x 456.0 x 233.0
  • Dimensi (HxWxD mm) : 516.9 x 571.4 x 149.9
Berat
  • Berat Netto (kg) : 6.1kg
  • Berat Kotor (kg) : 7.3kg
Aksesoris Tambahan S Switch / Dust Cover

 

 

Tinggalkan Balasan