Phablet iPhone 6

Rumor yang beredar di awal tahun 2014 adalah kemunculan produk ponsel dari Apple yang lebih besar dari ukuran yang beredar saat ini. Mereka menyebutnya “Phablet iPhone 6”.

“Pak Eko, apa mungkin Apple mengeluarkan model ponsel bongsor ala Samsung?”

“Kenapa tidak? Pasar butuh ponsel yang gedhe dan kalau Apple tidak mau ketinggalan model, maka dia harus meniru gebrakan Samsung dengan Note-nya”

“Bukankah itu menyalahi filosofi Apple versi Steve Jobs? Bukankah Apple hanya fokus pada ponsel yang bisa dioperasikan hanya dengan satu tangan saja?”

Temanku ini memang penasaran dengan produk Apple yang mungil-mungil, sementara vendor lain sudah mulai mengikuti langkah Samsung memproduksi ponsel berlayar lebar alias Phablet.

Saat ini terbukti terobosan Samsung dengan Note telah diikuti oleh vendor lain, baik yang bermerk terkenal maupun ponsel lain yang diproduksi oleh vendor yang kurang dikenal. Samsung Note sendiri terus berkembang dan terus laris manis di pasar. Note 3 juga dibundel dengan jam digital yang saat ini menjadi salah satu unggulan Samsung di level internasional.

Oppo juga makin agresif memasarkan produk-produk barunya, melalui media hard copy maupun media audio visual. Setiap hari kita bisa melihat tayangan di TV yang menampilkan produk Oppo dengan lensa putarnya.

LG G2

LG G2

Produk ponsel pintar LG G2 juga terlihat cukup agresif memasarkan produknya dan terus menurunkan harganya untuk memikat calon pembeli. Dengan berbagai kelebihannya, nampaknya LG G2 boleh dikata cukup berhasil menarik minat para calon pembeli. Spesifikasi dan harga yang menarik menjadikan LG G2 dilirik oleh para calon pembeli.

“Pak Eko tidak tertarik beli Phablet iPhone 6?”

“Hahahaha… kan masih rumor itu pak. Lagian iPhone 5s saja masih belum dijual kok, masak mau beli yang iPhone 6?”

“Lho? Temanku sudah banyak yang punya iPhone 5s tuh?”

iPhone5s

iPhone5s

“Kalau yang sudah punya iPhone 5s banyak mas, beberapa temanku malah sudah punya yang GOLD. Harganya dijamin selangit deh”

“Pak Eko gak beli?”

“Aku sih nunggu yang ngasih saja mas. Lagian kelebihan iPhone 5s masih belum terlalu signifikan, jadi masih puas dengan iPhone 5 saja dulu”

“Kenapa Apple kalau ngeluarin produk kok nggak spektakular ya pak? Selalu menang di harga doang, tapi fiturnya tidak canggih-canggih amat”

“Sudah pernah punya iPhone mas?”

“Belum sih, tapi sudah nyoba punya teman, kayaknya kalah canggih dibanding ponsel Androidku”

“Hahahaha…… dua model ponsel ini sebenarnya punya kelebihan masing-masing. Android cocok buat mereka yang suka dengan hal-hal yang baru dan revolusioner. Teknologi baru yang disematkan di Android memang selalu membuat Android terlihat lebih canggih dibanding produk Apple”

“………………..”

“Sedangkan Produk Apple mempunyai kelebihan tersendiri”

“Apa contohnya pak?”

“Produk Apple terkenal stabil dan melalui riset yang panjang sebelum dilempar ke pasaran. Ukuran produk Apple selalu memperhitungkan kenyamanan dalam pemakaian. Durabilitas produk Apple juga boleh dibanggakan”

“Nyatanya sekarang Android ada di atas Apple pak”

“Ya benar. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa gadget Android lebih banyak dibanding produk Apple, tapi coba bandingkan penjualan Apple dan Samsung. Apple tetap di atas semua produsen ponsel kan?”

“Ya benar pak, saat ini memang Apple masih pabrikan ponsel terbesar, tapi seiring perkembangan pasar phablet yang terus berkembang pesat, bukan tidak mungkin Apple terpaksa akan mengeluarkan produk phablet. namanya Phablet iPhone 6”

“Hahahaha….. bisa jadi mas”

Kita tunggu saja, apakah Apple akan mengeluarkan produk phablet iPhone 6 dengan layar lebih besar 5 inch atau tetap setia dengan produk ponsel berlayar kecil, di bawah 4 inchi. Jangan sampai nasib Apple sama dengan Blackberry yang karena teguhnya memegang prinsip akhirnya harus terjungkal dengan mengenaskan.

Salam sehati.

iPhone5s

iPhone5s

+++

Steve Jobs di wikipedia :

Steven Paul “Steve” Jobs (lahir di San FranciscoCaliforniaAmerika Serikat24 Februari 1955 – meninggal di Palo Alto, CaliforniaAmerika Serikat5 Oktober 2011 pada umur 56 tahun) adalah seorang tokoh bisnis dan penemu Amerika Serikat. Ia adalah pendiri pendamping, ketua, dan mantan CEOApple Inc. Jobs juga sebelumnya menjabat sebagai pejabat eksekutif Pixar Animation Studios; ia menjadi anggota dewan direktur The Walt Disney Company pada tahun 2006, setelah pengambilan alih Pixar oleh Disney. Namanya dicantumkan sebagai produser eksekutif dalam film Toy Story tahun 1995.

Pada akhir 1970-an, Jobs, bersama pendiri pendamping Apple Steve WozniakMike Markkula, dan lainnya, merancang, mengembangkan, dan memasarkan salah satu jajaran komputer pribadi pertama yang sukses secara komersial, yaitu seri Apple II. Pada awal 1980-an, Jobs termasuk orang-orang yang pertama kali melihat potensi komersial dari antarmuka pengguna grafis yang digerakkan tetikus PARC Xerox yang kemudian mendorong pembuatan Macintosh. Setelah kalah melawan keputusan dewan direktur tahun 1984, Jobs mengundurkan diri dari Apple dan mendirikan NeXT, sebuah perusahaan pengembangan platform komputer yang berkecimpung dalam pasar pendidikan tinggi dan bisnis. Pembelian NeXT oleh Apple pada tahun 1996 membawa kembali Jobs ke perusahaan yang ia dirikan bersama, dan ia menjabat sebagai CEO-nya sejak 1997 hingga 2011.

Tahun 1986, ia mengambil alih divisi grafis komputer Lucasfilm Ltd yang kemudian menjadi Pixar Animation Studios. Ia menjadi CEO dan pemegang saham terbesarnya sebanyak 50,1% sampai diambil alih oleh The Walt Disney Company tahun 2006. Karena itu pula Jobs menjadi pemegang saham perorangan terbesar di Disney sebanyak 7% dan anggota Dewan Direktur Disney. Setelah mengundurkan diri sebagai CEO pada 24 Agustus 2011, Jobs terpilih sebagai ketua dewan direktur Apple.

Pada 5 Oktober 2011, Steve Jobs meninggal dunia di California pada usia 56 tahun, tujuh tahun setelah didiagnosis menderita kanker pankreas.[24][25] Pada waktu kematiannya, ia dikenal luas sebagai seorang visioner, perintis dan jenius dalam bidang bisnis, inovasi, dan desain produk, dan orang yang berhasil mengubah wajah dunia modern, merevolusi enam industri yang berbeda, dan “contoh bagi semua kepala eksekutif”. Kematiannya ditanggapi secara luas dan dianggap sebagai kehilangan besar bagi dunia oleh para penggemarnya di seluruh dunia.

 

 

3 thoughts on “Phablet iPhone 6

  1. Pingback: Haruskah beralih ke iPhone 6 ? | Es Ha Pe Blogger Jogja

  2. Pingback: Kelemahan iPhone 6

  3. Pingback: Update iOS 8.1 | Es Ha Pe Blogger Jogja

Tinggalkan Balasan