Car Charger

Car Charger sangat umum dijumpai di berbagai mobil, bentuknya bisa bermacam-macam dan sangat efektif untuk melakukan proses pengisian kembali batere ponsel yang drop “low bat”. Dari sisi efektifitas, kayaknya hal tersebut benar, hanya saja kalau dilihat dari sisi efisiensi mungkin ada beberapa pendapat yang berbeda.

Pernahkah kita sadari bahwa proses pengisian batere ponsel dengan sumber daya yang tidak stabil akan mengurangi umur batere ?

Saat ini sering kita lihat seseorang memegang ponsel dan memegang mobile charger agar ponselnya tetap hidup selama diperlukan, begitu juga ketika mereka masuk mobil langsung menancapkan colokan car charger ke ponsel mereka. Begitu pentingnya ponsel untuk kehidupan jaman ini, sehingga berbagai asesoris diperlukan agar ponsel tetap bisa hidup untuk menunjang komunikasi mereka.

Tulisanku tentang mobile charger sudah sering kupublikasikan dan sekarang kayaknya aku harus menulis juga tentang alternatif yang lebih aman dan nyaman mengisi batere di dalam mobil. Alat yang kupakai namanya power inverter dan kupilih yang berkapasitas 150 W, sehingga mampu untuk menghidupkan komputer mini bila diperlukan.

Power Inverter 150 W

Power Inverter 150 W 12V DC ke 230V AC Power

Dengan alat ini, maka kita bisa memakai charger bawaan ponsel untuk mengisi batere selayaknya kita mengisi batere di rumah.

Power Inverter 150 W

Power Inverter 150 W

Lampu berwarna hijau akan menyala jika proses pengisian batere berjalan normal. Lampu berwarna merah akan menyala dan suara mendenging akan terdengar jika ada gangguan proses pengisian batere. Hal ini bisa terjadi misalnya mobil dihidupkan pada saat Power Inverter sudah posisi ON. Sebaiknya urutannya memang mobil dihidupkan dulu, kemudian baru power inverter dinyalakan.

Power Inverter 150 W

Power Inverter 150 W

Pada beberapa taksi yang beroperasi di Jogja, aku sering menjumpai sistem power inverter ini. Mereka memasang alat ini secara tersembunyi dan hanya memunculkan stop kontak listrik 230V di mobil mereka. Begitu juga sistem ini sering dijumpai di BUS pariwisata ataupun juga bus-bus malam yang lain.

Dengan adanya inverter ini, maka kita tidak perlu lagi mempunyai car charger, cukup memakai charger asli bawaan ponsel. Dengan demikian bisa dipastikan spesifikasi charger kita memang sesuai dengan ponsel asli.

Car Charger

Car Charger

Tips :

1. Gunakan charger asli untuk mengisi ulang batere ponsel kita.
2. Jauhi penggunaan mobile charger (power bank) untuk memperawet batere ponsel.
3. Gunakan sumber listrik yang stabil untuk melakukan proses pengisian ulang batere ponsel.

–> gunakan Inverter di Mobil agar didapat sumber listrik yang lebih stabil dibanding car charger atau power bank.

Car Charger

Car Charger menarik memang iklannya 🙂

Tinggalkan Balasan