Memilih iPhone 6S

Ketika seseorang menanyakan tentang perlunya membeli iPhone, biasanya pertanyaannya seputar bedanya membeli iPhone 7 yang canggih atau cukup dengan iPhone 6S saja ? Kalau pembeli belum pernah punya iPhone, maka aku memilih iPhone 6S dari pada iPhone 7, tapi kalau pembeli sudah atau masih memiliki iPhone, maka aku menyarankan dia untuk menunggu dulu iPhone 7S diproduksi secara massal ke seluruh dunia.

Berdasar berita hari ini, aku masih belum menemukan adanya penjualan iPhone 7 apalagi iPhone 7S, jadi bagi pengguna iPhone masih butuh waktu lama untuk mengganti perangkatnya dengan yang baru. Berbeda dengan penggemar ponsel Android yang selalu sangat dinamis, maka pengguna iPhone biasanya sabar menunggu datangnya produk terbaru.

Bagi yang sudah Android minded, tentunya cenderung pada iPhone 7 yang mengusung teknologi terbaru dari iOS, tapi mereka akan keliru memilih karena teknologi terbaru biasanya milik Android, sedang kestabilan OS baru milik iOS. Kalau soal inovasi memang antara Android dan iOS punya kelebihan masing-masing, tapi Android lebih berani mencoba menanamkan di ponselnya.

Apple iPhone 6S

Apple iPhone 6S (gambar dari situs Apple)

Ponsel pintar iPhone 6S boleh dikata sudah sangat mumpuni fiturnya, sedangkan iPhone 7 belum ketahuan perwujudannya. Mari kita bandingkan saja dengan iPhone 6S Plus, dengan tambahan Plus di belakang apa sajakah yang berbeda ?

Yang pertama tentu ukuran luas tampilan, yaitu layar 4.7″ dan layar 5.5″, keduanya masih nyaman di tangan meskipun iPhone 6S terasa lebih ringkas. Resolusi juga berbeda, antara 325 ppi (1334 x 750) milik iPhone 6S dan 400 ppi (1920 x 1080) milik iPhone 6S Plus. Resolusinya jauh berbeda, tetapi pandangan mata tidak sanggup melihat perbedaanya secara gamblang. Kalau menurut pandangan mata. kedua layar ponsel pintar ini nyaris sama.

Yang berbeda selanjutnya adalah Image stabilization (IS). Hal ini sepele karena tidak banyak yang mempersoalkannya, padahal antara IS Digital (iP 6S Plus) dan Optical (iP 6S) sangat berbeda hasilnya. Kemampuan kedua camera ini sama-sama 12,6 MP (utama) dan 5 MP (kedua), namun kualitasnya sudah sangat memadai di kalangan ponsel premium, bersaing dengan camera ponsel Note 5 dari Samsung atau LG G4 yang mempunyai f/1.8.

Yang patut kita simak adalah kapasitas baterenya yang patut dicermati. Seperti diketahui biasanya tidak ada produk Apple yang mempunyai kapasitas besar dalam batere. Memang ada kelebihan dari kapasitas batere yang tidak terlalu besar, proses pengisian kembali menjadi cepat. Beda dengan ponsel yang berkapasitas batere besar, proses pengisian bisa saja menjadi lebih lama. Memang ada teknologi pengisian kembali secara cepat, tetapi tidak semua ponsel mempunyainya.

Batere iP 6S kapasitasnya 1,715 mA·h sedang iP 6S Plus berkapasitas 2,750 mA·h, masih kalah besar dengan ponsel generasi baru yang bisa berkapasitas 4360 mAh (Huawei P8 Max) atau Asus Zenfone Max.5.000 mAh. Pengalamanku memakai iP 6 biasa bisa 2 atau 3 kali mengisi batere dalam sehari. Ponsel kedua sebagai back-up sering berfungsi dengan baik karena iPhone 6 sudah kehabisan daya batere. Meskipun aku punya power bank, biasanya aku tetap mencari colokan listrik untuk mengisi ulang batere ponselku. Sampai berita hari ini yang kubaca, terutama di media online, masih belum ada iPhone yang di atas kapasitas 5.000 mAh 🙂

Jadi sebenarnya peningkatan apa sajakah yang ada di seri iPhone 6S/6S Plus ini ?

  1. Prosesor yang lebih wah, yaitu 1.84 GHz, Apple A9 APL1022
  2. Camera yang lebih mumpuni yaitu 12.6 MP (4096 x 3072) dengan f/2.2, 29 mm
  3. Fitur 3D di layar
  4. Warna yang lebih beragam
  5. Bodi yang lebih kokoh dibanding pendahulunya
iPhone 6S dan 6S Plus

iPhone 6S dan 6S Plus (gambar dari  http://geekaphone.com/)

sumber bacaan : internet

 

 

 

 

One thought on “Memilih iPhone 6S

  1. Pingback: Camera Samsung S7

Tinggalkan Balasan