Jangan beli Apple Watch

Sebuah pernyataan mengejutkan kuterima dari beberapa temanku, terutama oleh seseorang yang kukenal “Apple mania”. “Jangan beli Apple Watch pak Eko !”

Tentu saja langsung muncul sebuah pertanyaan dari pernyataan kawanku itu, bisa jadi dia sudah membeli jam itu dan mencobanya atau dia sudah mencoba milik temannya dan merasa harus memberi pernyataan yang “berbeda” dari biasanya.

Akupun mencoba mencari jam itu di gerai Emax di Jogja, ternyata jam besutan Apple ini menempati meja tersendiri dan rapi berjajar berdasar jenisnya. Terlihat berkelas, seperti biasanya, dan sangat menawan mata yang melihatnya. Kucoba membandingkannya dengan jam tangan Garmin Fenix 3 yang kupakai dan memang berbeda “genre”. Masing-masing punya kelebihan yang sulit dibandingkan, meskipun ada juga persamaan fitur dalam hal olah raga.

Apple Watch dan Garmin Fenix 3

Apple Watch dan Garmin Fenix 3

Dari dua ukuran yang ada, terlihat dua jam apple ini sangat nyaman dipakai, baik yang 38 mm maupun yang 42 mm, semuanya terasa sama. Melihat jam tangan apple ini di depan kita, rasanya kepingin memiliki semuanya, tapi kalau melihat harga yang tertera di label, maka mungkin keinginan kita akan sedikit memudar. Harganya memang masih amat tinggi bagi sebuah jam tangan.

Apple Watch Hermes 42 38 mm

Apple Watch Hermes 42 38 mm

Namun bagi apple mania, harga berapapun pasti dibeli. Pesona apple sudah mengalahkan pola berpikir sebagian dari kita  Ada kelompok apple mania yang begitu ringan menyerahkan lembaran uang di counter iBox ataupun di Emax. Apalagi kalau hanya bermodal kartu kredit, sekali gesek sudah tersedot puluhan juta rupiah dari kartu plastik kita.

Apple Watch Hermes 42 mm

Apple Watch Hermes 42 mm

Harga Apple Watch pada kuartal pertama tahun 2016 masih terasa mengawang-awang. Dari yang harga 6 jutaan, 9 jutaan sampai yang ratusan juta, semuanya masih terasa berat dikeluarkan dari kantongku. Apple Hermes yang sangat menawan tentu hanya indah dilihat, tapi giliran membawanya pulang harus berpikir ulang.

Apple Watch

Apple Watch

Dengan jam apple, kita begitu mudah berbagi berita maupun emosi. SMS yang masuk bisa dilihat dengan jelas di tampilan jam, begitu juga mengirim emoticon bisa dilakukan dengan goresan tangan di permukaan tampilan jam Apple. Semuanya serba mudah dan serba wah, kalau menurut Apple “kelebihan apple adalah segalanya!”

Apple Watch Hermes

Apple Watch Hermes

Jam dari motorolla ataupun Samsung atau dari vendor lainnya terlihat tidak mampu bersaing dengan Apple Watch yang begitu memukau. Pesaing Apple Watch baru bisa bersaing kalau bicara harga, karena memang Samsung mematok harga jamnya masih dibawah Apple Watch, begitu juga vendor lain. Semuanya masih bertarung di kelas medium atau menengah ke bawah.

Kalau melihat spesifikasi yang beredar di internet, memang cukup bikin kepingin membelinya, tapi kembali kalau sudah bicara harga harus mengelus dada lebih dahulu.

Model 38 mm: 38.6×33.3×10.5mm
Model 42 mm: 42×35.9×10.5mm
Layar Sentuhan Paksa (Force Touch) dengan Retina Display
Pelindung Layar Kristal Safir, Ion-X Glass
Memori 8 GB Internal Memory
Konektifitas Wi‑Fi, Bluetooth 4.0, NFC
Sensor Accelerometer, Heart rate sensor, Ambient Light Sensor, and Gyroscope
Baterai bertahan hingga 18 jam

Antique white and Midnight Blue Sport Band

Antique white and Midnight Blue Sport Band

Bagi yang bener-bener minat dengan Apple Watch, inilah uang yang harus disiapkan.

Apple Watch Sport Rp 6.199.000
Apple Watch Rp 9.299.000
Apple Watch Edition Rp 159.649.000

Soal uang mungkin beberapa Apple mania pasti tidak  mempersoalkannya, dan tidak mungkin rasanya kalau melarangku untuk berkata “Jangan beli Apple Watch!”, karena aku bisa dipastikan tidak akan membelinya. Usut punya usut ternyata aku dilarang membeli Apple Watch karena sebentar lagi akan muncul Apple Watch generasi ke dua 🙂

Teliti sebelum membeli !

6 thoughts on “Jangan beli Apple Watch

  1. btw mas eko ini runner. biasa yang sampe pake fenix 3 sihh sudah pelari serius. hahaha. tau komunitas playon Jogja?

Tinggalkan Balasan