Lensa Canon EF 70-200mm f4L IS USM

Hari ini mencoba Lensa Canon EF 70-200mm f4L IS USM dan aku merasa sangat puas dengan hasilnya, meskipun dari sisi beratnya, tangan ini masih belum mau terima juga. Namun bila lensa 70-200mm f/4 ini dibandingkan dengan seri yang sama tapi dengan f/2.8, maka beratnya sudah sangat jauh berbeda. Kalau membaca spesifikasinya, maka memang berat lensa yang f/4 ini hanya 705 g sedangkan yang  f/2.8 sudah mencapai 1.490 gram atau nyaris 1.5 kg. Harus pakai monopod agar tidak terlalu berat di tangan.

Price

24.800.000 IDR

13.500.000 IDR

Focal Length & Maximum Aperture

70-200mm 1:2.8

70-200mm 1:4.0

Lens Construction

23 elements in 19 groups (1 Fluorite and 5 UD elements)

16 elements in 13 groups

Diagonal Angle of View

34° – 12°

34° – 12°

Focus Adjustment

Inner focusing system with USM. Full-time manual focus available

Inner focusing system with USM

Closest Focusing Distance

1.2m/3.94 ft. (maximum close-up magnification: 0.21x)

1.2m / 3.9 ft.

Filter Size

77mm

67mm

Max. Diameter x Length, Weight

3.5 x 7.8 in./88.8 x 199mm; 52.6 oz./1490g

3.0″ x 6.8″, 25 oz. / 76mm x 172mm, 705g

Lens Cap, Lens Hood & Pouch

Lens Hood ET-87

ET-74

Ada dua hal yang membedakan dua lensa ini. Yang pertama adalah beratnya dan yang ke dua adalah harganya. Harga dan berat lensa Canon EF 70-200mm f4L IS USM sekitar separo dari harga lensa Canon EF 70-200mm f/2.8L IS USM. Untuk masalah Bokeh (kabur) pasti lensa dengan f/2.8 kualitas bokehnya lebih bagus, tetapi dengan banyak pertimbangan akhirnya aku memilih lensa yang mempunyai f/4.

Beberapa pertimbangan yang dipakai untuk memilih lensa f/4 adalah sebagai berikut :

1. Harganya yang hanya 13.500.000 dibanding 24.800.000

2. Beratnya yang hanya 705 gram dibanding 1,5 kg.

3. Dudukan tripod pada lensa f/2.8 membuat sesi pemotretan menjadi kurang bebas, sehingga masih lebih nyaman dengan lensa tanpa dudukan tripod.

4. Bokeh (blur) lensa f/4 sudah cukup memadai, meskipun kalah kelas dibanding f/2.8

5. Tidak perlu memakai Tripod atau monopod agar tidak goyang.

Selain hal-hal di atas, spesifikasi dua lensa ini mirip satu sama lain. Yang perlu dipikirkan adalah penggunaan lensa ini. Sebaiknya memang lensa ini dipakai untuk obyek pemotretan dengan cahaya yang memadai. Bila cahaya kurang emmadai, maka pilihan lensa Canon EF 70-200mm f/2.8L IS USM menjadi lebih utama. Bila lensa ini dipasangkan dengan Canon 6D, maka masalah minimnya cahaya mungkin masih bisa diatasi dengan pengaturan ISO tinggi yang masih ditolerir oleh Canon 6D tanpa menghasilkan gambar yang berbintik.

Apabila lensa ini dipasangkan dengan Canon bukan full frame dengan kemampuan ISO yang terbatas, maka pilihan ganti lensa menjadi penting. Pilihlah lensa dengan bukaan besar untuk camera Canon yang ISOnya masih terbatas.

Hasil pemotretan dengan camera 60D bisa dilihat di bawah ini. Mode yang dipakai adalah “P”. Akan lebih bagus kalau dipakai mode “Tv” dan kecepatan disetel pada posisi 40 atau 60. Dengan begitu ISO bisa diturunkan menjadi di bawah ISO 3200. Foto akan menjadi sedikit lebih bagus dibanding dengan ISO 3.200. Untuk posisi ini mode lensa yang dipakai adalah mode “1” artinya kita diam dan obyek bergerak. Bila kita juga bergerak, naik mobil misalnya, maka dipakai mode “2”.

Hasil 70 200 mm f4 L series

Hasil 70 200 mm f4 L series

Data foto sebagai berikut :

Data hasil 70 200 mm f4 L series

Data hasil 70 200 mm f4 L series

Lensa Canon EF 70-200mm f4L IS USM ini akan diuji coba dalam pementasan Drama Musik Kolosal Jahiliyah di Taman Budaya Jogjakarta, 5-6 Oktober 2013. Bila ada teman-teman yang ingin juga hunting di acara itu, mari kita sama-sama berburu gambar artistik di sana. Semoga mendapat gambar yang memuaskan, minimal bagi diri sendiri. Kalau orang lain tidak puas, maka saatnya kita belajar memuaskan diri sendiri sekaligus memuaskan orang lain.

Lensa 70 200 mm f4 L series

Lensa 70 200 mm f4 L series

Sampai bertemu pada pementasan Jahiliyah di TBY Jogja. Salam sehati.

+++

Penasaran mencoba memakai kecepatan 1/30 dan hasilnya seperti ini.

Hasil 70 200 mm f4 L series

Hasil 70 200 mm f4 L series

Data lengkap sebagai berikut :

Data hasil 70 200 mm f4 L series

Data hasil 70 200 mm f4 L series (ISO cukup 800 tidak sampai 3.200)

Dengan menurunkan kecepatan rana menjadi 1/30 detik, maka ISO dari 3.200 turun menjadi 800. Gambar jadi lebih bersih.

 

Tinggalkan Balasan