Edge 520 vs Edge 820

Hampir semingguan ini aku menyambangi toko Garmin offline maupun online, yang kucari sebenarnya Garmin Edge 820 yang canggih dan menawan hati. Memang bodinya tidak sebesar Garmin Edge 1000 yang lebih duluan muncul, tapi pembaruan di beberapa feature sangat menarik hatiku. Pada akhirnya aku harus membandingkan antara Garmin Edge 520 vs Edge 820, karena beberapa hal akhirnya aku memilih Edge 520.

Beberapa kekurangan dari Edge 520 yang merupakan kelebihan Edge 820, antara lain adalah :

  1. Bukan touchscreen.
  2. Belum bisa deteksi kecelakaan
  3. Belum bisa membuat peta di piranti
  4. Kurang mahal (kurang gaya)
  5. Masih BW (belum berwarna seperti E820)

Lalu kenapa aku memilih Edge 520 ?

Saat ini Edge 520 seperti Edge 820 sudah mendukung beberapa hal yang disukai oleh para pesepeda, antara lain :

  1. Langsung upload ke strava begitu selesai melakukan kegiatan.
  2. Layar yang berwarna.
  3. Ukuran yang mungil dan berat yang nyaris sama (Edge 820 sedikit lebih berat)
  4. Koneksi via (smart) bluetooth.
  5. Lebih lama dibanding model “wearable” (vivoActive atau Fenix).
  6. Altimeter.
Vivoactive-hr

Vivoactive-hr

Melihat kemampuan dasar di atas yang dipunyai oleh Garmin Edge 520 maupun 820, maka apapun pilihannya akan mempunyai asisten pribadi olah raga sepeda yang akurat dan nyaman. Yang penting jangan sampai ketinggalan Edge masih nempel di sepeda saat diparkir dan jauh dari keramaian. Bagi yang sering memakai Garmin VivoActive HR, hal ini tyentu bukan masalah, karena selalu nempel di badan.

Garmin Edge 520

Garmin Edge 520

Yang perlu dipahami saat ini, adalah penggunaan GLONASS disamping GPS. Dengan demikian akurasi posisi akan lebih tepat, karena mempergunakan satelit amerika (GPS) maupun Rusia (GLONASS). Memang Edge 820 lebih unggul karena peta lokasi bisa dituangkan dalam gadget, tapi bagi yang tidak terlalu dipusingkan dengan gambar peta di gadget, tentu hal tersebut tidak jadi masalah besar.

Waktu siaga saat dipakai sebagai asisten pribadi dalam kegiatan berolah raga sepeda di”klaim” bisa mencapai sekitar 15 jam. Tentu sudah sangat memadai untuk kegiatan yang dimulai pada sekitar jam 6 pagi. Pada kebiasaan yang sering dijumpai pada para pesepeda amatir, mereka hanya bersepeda sekitar 9 jam. Kalau ingin mengejar granfondo di Strava, dengan kecepatan 20 km/jam, sudah dapat ditempuh jarak sejauh 180 km atau minimal 150 km.

Garmin Edge 820

Garmin Edge 820

Dalam kegiatan J150K, dengan memakai sepeda lipat (seli), akan ditempuh jarak sekitar 150 km, tentu Garmin Edge 520 bisa diandalkan untuk menemani bersepeda tanpa pernah mati.

Tertarik Edge 820 atau Ege 520 ?
Apapun pilihan anda, yakinlah yang penting bukan Garmin atau sepedanya, tapi bersepedanya itulah yang lebih penting. Selamat bersepeda.

 

 

 

One thought on “Edge 520 vs Edge 820

  1. Pingback: Garmin edge 820 di J150K - Info seputar Gadget

Tinggalkan Balasan